Lain Kampung Lain Perantauan

Kurang sedikit dari 5 bulan yang lalu, gw udah meninggalkan kota yang namanya kota MEDAN. Tapi.. tak terasa, kurang sedikit dari 2 minggu yang lalu juga, gw udah kembali ke kota yang tadi, kota kelahiran gw^^

Setelah ngerasain seluk beluk dengan sejuta kesan cerita dan 'film' yang mewarnai kehidupan di kota Bandung selama semester 2 ini, gw telah mendapatkan sebuah gambaran... sebuah pemikiran tentang perbedaan: 'lain kampung lain perantauan'. Yes, it's solved!!!!

Tentu saja, bukan karena kota Medan terletak di pulau Sumatera dan kota Bandung di Pulau Jawa, lantas gw bilang itulah yang disebut 'lain kampung lain perantauan'! adalah sebuah hal yang lebih dari itu, guys! lebih dari perbedaan fisik, perbedaan situs, ataupun perbedaan suku dan etnis, tetapi yang lebih menarik adalah tentang perbedaan BUDAYA dan POLA PIKIR. Trus, gw pikir, kenapa ga gw coba ungkap disini, the way Medanese and Bandungese (bener ga??^^).........

YANG PERTAMA: Bandung jauh lebih sejuk dari kota kelahiran gw.... Ini adalah kesan pertama mengunjungi kota Bandung sejak lebih kurang setahun yang lalu. Bandung yang konon katanya terletak diatas perbukitan sejak zaman dulu, memiliki atmosfer yang lebih sejuk, walaupun ga sejuk2 amat sih, masih sejukan Brastagi:-) Jadi, begitu gw pulang ke Medan sekitar 2 minggu lalu, perbedaan ini lantas terasa begitu kental di seantero tubuh gw. Perasaan 'cacing menggeliat' pun tak dapat lagi dibendung. 'Tubuh lem' juga tak dapat lagi dianulir.... Owhhh, baru gw sadar: inilah pesona kota Bandung yang nyaman itu [secara atmosfer udara]

YANG KEDUA: Masyarakat Bandung lebih modis... Banyak artis-artis nasional yang berasal dari kota kembang ini, banyak bangetttttt [sampe gw lupa], tau ga kenapa? Setelah gw riset selama lebih kurang 1 bulan, gw menemukan bahwa ada kecenderungan masyarakat Bandung untuk berpakaian secara lebih modis dan rapi, jauh berbeda dengan kota Medan yang lebih gede dari kota Bandung. Bahkan, di angkot pun kita bisa merasakan bagaimana ibu-ibu yang sudah berumur pun, tetap berusaha untuk tampil secara menyenangkan, dengan dandanan yang sedap dipandang. Kalau sudah begini, adalah wajar kalau kota Bandung aktif menelurkan ratusan artis-artis [laku] untuk tampil di layar TV, PLUS wajar juga kalau kota Bandung punya banyak fashion outlet (nyambung ga sih??)^^

YANG KETIGA: Cara berinteraksi masyarakat Bandung lebih sopan... Ya jelaslah, satu dominasi orang Sunda, satu dominasi orang Batak. Bagai langit dan bumi kali ya, haha.. Gak cuma itu kok, di Medan, masyarakat Chinese yang ada disini lebih senang bahkan fasih berbahasa Hokkien, bahkan masyarakat setempat juga ada yang memahami lontaran bahasa tersebut. Lain halnya di kota Bandung, asalkan penduduk Bandung, so pasti, mereka bisa berbahasa Sunda...

YANG KEEMPAT: Makanan di hometown jauh lebih nikmat bahkan dari kota yang terkenal aneka kulinernya... Meskipun kota Bandung diisi dengan berbagai jajanan dan makanan kuliner yang konon katanya begitu memanjakan lidah, gw tetap merasakan makanan di kota Medan STILL THE BEST. Gak tahu mungkin karena udah puluhan tahun lidah gw ditetesi dengan citarasa makanan Medan, gw jauh lebih menikmati makanan Medan yang begitu memukau, haha. Apa aja ada kok: sate padang yang lebih mantap (dekat kota Padang kali ya), kwetiaw goreng yang jauh lebih 'goreng', martabak india, dan tentunya makanan rumahan.... Kalau Bandung punya browniesnya, Medan punya bolu gulung plus bika ambonnya... haha.. [Maaf unsur subjektivitasnya tinggi]

Selain keempat poin diatas, tentu masih banyak lagi cerita perbedaan diantara kedua kota diatas. Selama menjalani berbulan-bulan kehidupan di kota kembang, dan setelah menimbang-nimbang serta membedakan keduanya, tentu banyak ilmu baru yang bisa gw peroleh. Gw banyak belajar tentang ilmu budaya, gw bisa merangkai perbedaan itu sebagai satu kesatuan kolaborasi, menjadikan perbedaan itu sebagai puzzle yang saling terpasang membentuk sebuah gambar utuh yang mempesona.
Fuuhhhhhh... mumpung lagi liburan, ayo jelajahi kota Medan, wkwk.....^^

Inspiration 4 u:
"Coretan di sehelai kertas memberikan satu makna..
.. tapi makna itu akan semakin berarti apabila sehelai kertas digabungkan dengan helai lain membentuk kumpulan helai....."

-kadang kita tak menyadari tentang seberapa pentingnya satu hal, padahal kalau kita hubungkan, hal itu merupakan sebuah ilmu, sebuah buku kehidupan...-

....at my home....

0 comments: